5 Tips Menghindari Toxic Positivity Agar Tidak Berdampak Buruk

0
124
views
sumber: google.co.id

Menghindari toxic positivity yakni hal yang patut dilakukan untuk menjaga kesehatan mental. Berpikiran positif kepada sesuatu memanglah hal yang bagus, tapi mengabaikan apa yang dirasa bukanlah suatu opsi yang bijak.
Sedangkan merasa sedih, tidak apa untuk dijelaskan. Rasa sedih pada seseorang yakni normal dan bukanlah suatu yang buruk selama tidak terperosok dalam kesedihan berkepanjangan. Untuk itu supaya terhindar dari toxic positivity, cobalah untuk mencontoh tips berikut ini.
5 Kiat Menghindari Toxic Positivity Agar Tidak Berdampak Buruk

  1. Jangan Membandingkan Problem
    Agar bisa terhindar dari kultur toxic positivity, cobalah untuk tidak membandingkan problem yang dialami dengan orang lain. Membandingkan suatu problem tidak akan pernah menuntaskan apa malahan. Hal tersebut cuma akan membikin diri dan orang lain merasa semakin terperosok.
    Problem yang dihadapi seseorang memiliki beban masing-masing. Mungkin saja apa yang dirasa orang lain sulit belum tentu Anda merasa sulit juga atau sebaliknya. Maka dari itu ketimbang membanding-bandingkan, ada bagusnya untuk saling memahami.
  2. Jadi Pendengar yang Bagus
    Metode menghindari toxic positivity yang ideal yakni dengan menjadi pendengar yang bagus. Saat teman sedang curhat dan minta rekomendasi, jangan segera memberi rekomendasi dengan mengandalkan hal-hal yang positif. Cobalah untuk memahami dan mencari akar problem yang sedang dihadapi oleh teman tersebut.
    Dengan menjadi pendengar yang bagus Anda juga bisa belajar untuk lebih berempati. Selain itu teman tersebut juga akan bisa terbantu dalam menuntaskan permasalahannya.
  3. Jangan Hanya Memberikan Kata-Kata Semangat
    Teman yang sedang mengalami problem umumnya akan diselimuti oleh emosional negatif. Dengan emosional tersebut tentunya ketika bercerita, dia membutuhkan solusi untuk menuntaskan problem tersebut. Cobalah untuk memahami apa yang dirasakan oleh teman dan jangan sekedar memberikan kata-kata motivasi tanpa memperdengarkan.
  4. Jangan Mudah untuk Menghakimi
    Melihat sisi yang positf memang hal yang bagus. Namun ada kalanya dengan melihat segala sesuatu secara positif bisa membikin teman yang cerita berasa dihakimi. Maka dari itu ketika teman bercerita cobalah untuk memahami dan bayangkan ketika Anda berada di posisinya.
    Setidaknya dengan membayangkan, Anda bisa memberikan solusi dari sisi problem yang dihadapi oleh teman tersebut. Namun ketika memberikan rekomendasi tunggulah sampai teman tersebut minta sebab kadang teman bercerita cuma berharap di dengar saja. Dengan tidak menghakimi, bisa menjadi salah satu cara menghindari toxic positivity dengan mudah.
  5. Luapkan Emosionil
    Kiat terakhir yakni dengan meluapkan emosional. Saat merasa bersuka ria atau sedih cobalah untuk mengekspresikan hal tersebut. Jangan mencoba untuk menahan dan menutupinya dengan bilang bahwa Anda bagus-bagus saja. Dengan emosional yang keluar tentunya tidak akan membikin beban pikiran menjadi tertekan. Dengan demikian itu kesehatan mental akan terjaga dari stres atau depresi.
    Kalau Anda berharap menghindari toxic positivity dengan mudah, cobalah untuk mencontoh tips tersebut. Agar tidak semakin terjebak dalam kultur toxic positivity, cobalah untuk selalu jujur dengan diri sendiri.

Sumber: temancurhat.com