Fakta Menarik Wisata Religi Masjid 1000 Tiang Jambi

0
455
views
sumber: google.co.id

Wisata religi Masjid 1000 Tiang Jambi termasuk pusat tamasya yang paling kerap kali dikunjungi turis dalam negeri saat berada di Jambi. Selain dioperasionalkan sebagai tempat ibadah, tempat tamasya hal yang demikian juga memiliki energi tarik seni arsitektur yang tinggi. Bagian depan terlihat benar-benar asri dan megah padahal komponen dalamnya terlihat lebih memesona. Jadi, hal utama yang awam dikerjakan pengunjung setelah beribadah adalah mengagumi estetika desain arsitekturnya.
Fakta dan energi tarik tamasya religi Masjid 1000 Tiang Jambi

  1. Desain Arsitektur Biasa
    Salah satu syarat tempat ibadah yang baik itu terlihat bersih, tetapi di Masjid 1000 Tiang Jambi Jemaah tidak cuma ditawarkan tempat ibadah yang terawat dan bersih tetapi juga menawan. Interior desain masjid ini terlihat benar-benar megah, untuk menyangga bangunan agar bisa berdiri dengan baik masjid dibangun dengan memakai 256 tiang penyangga.
    Hampir semua ornamen bangunannya memanfaatkan beton sehingga bangunan masjid bisa bertahan lebih lama. Segala tiang penyangga yang diterapkan terbuat dari tembaga sehingga memperlihatkan kesan vintage dan mewah.
  2. Bekas Istana Sultan
    Mengunjungi tempat tamasya religi Jambi Masjid 1000 Tiang secara tidak seketika akan mengingatkan kita pada zaman Sultan Thaha Syaifudin. Karena lahan bangunan di mana tempat berdiri kokohnya masjid adalah lahan bekas istana dari sultan yang menjabat sejak 1858 hal yang demikian.
    Sultan Thaha Syaifudin dikenal dengan baik oleh semua masyarakat Jambi dan sekitarnya, karena peran besarnya dalam membatalkan semua perjanjian merugikan dengan pihak Belanda. Sayangnya, pemerintah Belanda yang naik darah menyerang istana dan mengambil alihnya tahun 1885 lalu.
    Sebelum dibangun menjadi masjid, lahan hal yang demikian juga diterapkan sebagai benteng dan asrama tentara Belanda lalu berubah fungsi menjadi asrama TNI Jambi. Pembangunan masjid baru diawali 1971.
  3. Tanpa Pintu
    Salah satu keunikan lain dari tempat tamasya Islam Jambi ini terletak pada ruang terbukanya. Jemaah dan pengunjung tidak perlu membuka pintu untuk mengamati bagaimana kondisi di dalam masjid.
    Semenjak permulaan konsep masjid ini memang terbuka, sehingga kita tidak akan pernah menemukan satu pintu bahkan di sana. Karenanya dari itu, Masjid 1000 Tiang selalu memiliki udara sejuk, pihak pengelola tidak perlu menambahkan penyejuk udara entah itu kipas angin atau AC. Ruangan secara otomatis selalu sejuk karena angin yang bertiup dari luar.
  4. Tak Diubah
    Masjid yang mampu menampung 10 ribu orang ini tidak pernah diubah sama sekali, yang ada justru dikasih tambahan ornamen di mihrab imamnya. Selain itu, semua desain dan bentuknya masih sama sejak pertama kali masjid dibangun dan diterapkan.
    Itulah cerita singkat tentang tempat tamasya religi Masjid 1000 Tiang Jambi. Orang Jambi tidak pernah melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke sana secara khusus saat melangsungkan ibadah. Ketika kita di Jambi, pastikan untuk mampir sebentar mengamati kemegahan dan estetika mesjidnya dari dekat.

Sumber: hariliburnasional.com