6 Tahapan Proses Pembuatan Seragam Pabrik

0
199
views
sumber: google.co.id

Proses manufaktur dari seragam kerja pabrik membutuhkan beberapa langkah-langkah utama. Hal ini karena seragam harus memiliki kualitas yang baik dan juga tinggi untuk memuaskan konsumen dan operator. Beriku beberapa proses yang harus dilakukan untuk membuat seragam pabrik.
Proses pembuatan seragam kerja pabrik

  1. Pemilihan bahan
    Langkah pertama, dan juga penting dalam pembuatan karya pabrik pakaian adalah pemilihan bahan. Jenis bahan yang digunakan untuk seragam mereka sendiri ada banyak mulai dari kapas, kapas disisir, pengeboran dan sebagainya. Setiap bahan memiliki kualitas yang berbeda dan keuntungan atau kerugian.
    Oleh karena itu penting untuk mengetahui jenis kain dan pro dan kontra sebelum menggunakannya untuk seragam. Hal ini karena pekerjaan ini juga dapat menentukan jenis jaringan harus digunakan. Umumnya untuk PDH seragam atau penggunaan kain yang dibuat drill PDL.
  2. Persiapan desain
    Selanjutnya adalah membuat desain untuk seragam kerja. Buat desain yang menarik, tetapi juga dapat mewakili perusahaan atau organisasi. desain seragam yang menarik juga akan menjadi pembeda bagi perusahaan. Biasanya selalu hadir dalam seragam kerja adalah logo dan identitas perusahaan.
    Anda juga dapat menambahkan nama-nama karyawan jika diperlukan. Jika Anda mengalami kesulitan dalam merancang atau membuat desain seragam sendiri pabrik umumnya seragam di mana layanan menjahit dapat membantu Anda membuat desain sesuai dengan keinginan Anda.
  3. Membuat pola
    Pola atau ukuran yang digunakan untuk seragam umumnya berbeda dari ukuran standar seperti kemeja polo. PDH atau PDL seragam biasanya memiliki ukuran yang lebih besar. Tetapi ukuran jenis ini juga sama, yakni, S, M, L, dan XL tersebut. Anda juga dapat membuat ukuran sesuai dengan ukuran Anda, misalnya XXL.
  4. bahan Cut
    Apalagi jika pola telah menciptakan kain dipotong. Pemotongan ini sudah pasti harus sesuai dengan pola yang telah dilakukan. Untuk memotong skala besar atau panjang, biasanya dilakukan oleh pemotong listrik. Mereka Kain ditumpuk bersama-sama dan kemudian dipotong secara bersamaan menggunakan mesin. Pola ini akan menghasilkan sepotong penyesuaian presisi atau lebih. Selain mengurangi mesin itu pasti akan jauh lebih cepat dan efisien.
  5. Cetak desain
    Sebelum menjahit, desain kain akan dicetak logo perusahaan atau nama yang Anda inginkan. Ada 2 bentuk sablon atau bordir. Namun, sebagian besar perusahaan lebih memilih bordir karena lebih tahan lama dan juga memberikan kesan seragam lebih profesional dan cerdas.
  6. Proses menjahit
    Proses pembuatan seragam pabrik terakhir yang dijahit bersama untuk membentuk sebuah pola yang telah dilakukan sejak awal. Biasanya jenis mesin yang digunakan tergantung pada kebutuhan pola jahitan.

Sumber: henryadams.co.id