Penyebab Naiknya Suhu Kondensor HVAC Chiller

0
40
views
sumber: google.co.id

Berharap mendapatkan manfaat optimal dari HVAC chiller? Sudahkah Anda merawat chiller dengan baik dan benar? Banyak orang yang tertarik perawatan chiller tanpa memahami komponen-komponen dari perangkatnya. Termasuk kondensor yang berimbas besar terhadap kapasitas dan kualitas pendinginan udara.
Daftar penyebab naiknya temperatur kondensor HVAC Chiller
Kerusakan pada kondensor membawa akibat yang sangat besar. Ironisnya, masih banyak pengguna chiller yang belum memahami penyebab temperatur kondensor meningkat tajam. Lalu, apa saja penyebabnya? Simak beritanya berikut:

  1. Pipa saluran AC tidak terinstalasi dengan total
    Pemasangan pipa yang tidak total ternyata dapat menjadi penyebab awal temperatur kondensor meningkat drastis dari angka normal. Itulah kenapa, penting bagi konsumen chiller untuk menerapkan jasa pemasangan chiller terpercaya.
    Dengan bantuan ahlinya, posisi pipa dapat diatur layak fungsinya. Kesalahan sepele pengendalian pipa yang tidak tepat dapat Anda hindari. Otomatis, kondensor chiller tidak akan bermasalah di masa depan.
  2. Tekanan air kurang
    Bagus tekanan maupun kapasitas air pendingin yang kurang dapat mengakibatkan peningkatan temperatur kondensor. Pada dasarnya, keadaan ini masih dapat dihindari dikala Anda menerapkan jasa service chiller.
    Energi service ahli akan memeriksa keadaan tekanan air, apakah dalam keadaan normal atau kebalikannya. Dan menetapkan semua komponen chiller termasuk kondensor berada dalam keadaan terbaik.
  3. Kwalitas air chiller buruk
    Apalagi penyebab kondensor pada AC chiller bermasalah atau mengalami peningkatan temperatur? Dalam beberapa kasus, keadaan ini terjadi sebab kualitas air pendingin yang buruk. Sehingga berimbas besar terhadap pertukaran kalor antara air pendingin dengan zat pendingin.
    Kwalitas air chiller yang buruk dapat disebabkan sebab beberapa alasan. Pertama, jarangnya perawatan chiller sehingga perangkat berada dalam keadaan dekil. Disusul dengan usia perangkat yang telah terlalu lama.
    Penumpukan kotoran pada chiller membikin kualitas air tidak membaik justru semakin memburuk. Solusi menuntaskan permasalahan ini tidak sulit. Cukup pastikan chiller dibersihkan secara teratur. Jika Anda tidak yakin menjalankannya sendiri. Minta jasa servis chiller untuk datang ke rumah untuk perawatan.
  4. Suhu chiller terlalu tinggi
    Chiller memang dijadikan untuk mendinginkan ruangan. Namun bukan berarti, Anda dapat memaksakan perangkat untuk mendinginkan ruangan di luar kemampuannya.
    Situasi ini dapat mempengaruhi kualitas dan kualitas pendinginan chiller. Pelaksanaan pendinginan yang dikerjakan pun tidak berjalan lancar. Akibatnya kondensor chiller mengalami peningkatan temperatur.
    Bagi masyarakat umum, chiller ialah teknologi pendingin udara yang banyak dimanfaatkan oleh industri atau perusahaan. Pengetahuan dan sosialisasi yang minim mengenai chiller. Membikin banyak orang masih sangat umum dengan mesin ini.
    Sedangkan pengaplikasian chiller tidak dapat dihindari. Apalagi untuk industri farmasi, industri pangan dan sebagainya. Bayangkan seandainya makanan yang dijadikan di pabrik makanan tidak didinginkan layak keperluannya.
    Kwalitas makanan akan mengalami penurunan yang kemudian berimbas pada kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, manfaatkan HVAC chiller dengan sebaik mungkin dan hindari pengaplikasian sembrono sampai membikin kondensor chiller bermasalah.

Sumber: acwahana.com