Fungsi Kompresi AC Chiller dan Macam-macam Kompresornya

0
53
views
sumber: google.co.id

Memahami AC chiller artinya memahami beragam fungsi atau cara kerja performa mesinnya. Salah satunya merupakan cara kerja kompresi yang pelaksanaannya dilakukan dengan sebagian aspek. Mulai dari peresapan, ejektor, gaya sentrifugal dan juga positive displacement.
Fungsi kompresi pada AC Chiller
Masing-masing sistem cara kerja kompresi memanfaatkan item-item yang berbeda. Seperti positive displacement yang memanfaatkan piston atau kompresor torak. Atau ejector yang lebih memilih mengaplikasikan steam-jet.
Melainkan dari keempat sistem yang sudah diceritakan di permulaan, positive displacement dan gaya sentrifugal yaitu alternatif utama. Positive displacement biasanya disematkan pada mesin refrigasi kapasitas kecil ke menengah. Sementara gaya sentrifugal lebih familier dengan mesin refrigasi kapasitas besar.
Segera, bagaimana dengan fungsi kompresor sebagai salah satu metode AC chiller? Apakah bagian ini mempunyai fungsi sentral yang memberi pengaruh performa pendingin udara?
Fungsi utama kompresor merupakan meningkatkan tekanan gas refrigeran dari evaporator. Sehingga kadar isapannya pantas dengan tingkatan tertentu baru kemudian didistribusikan ke kondensor. Sesudah itu, kondensor gas bertekanan dan temperatur tinggi akan dikondensasi dalam kondensor.
Tahukah Anda seandainya mesin refrigasi tekanan kecil biasanya mengadopsi atau menerapkan konsep air cooled condenser? Entah itu menerapkan kipas atau tak menerapkannya.
Sementara mesin refrigasi tekanan lebih besar mengutamakan konsep water cooled condenser. Supaya kesudahannya lebih maksimal, produsen mengombinasikannya dengan cooling tower.
Jenis-jenis kompresor menurut motor listrik
Kebalikan dari jasa pemasangan chiller yang mengetahui dengan sungguh-sungguh bagus apa itu kondensor atau kompresor. Masyarakat biasa tak banyak mempunyai wawasan mengenai bidang ini.
Supaya tak tertinggal berita, ketahui lebih dekat jenis-jenis kompresor pada chiller berikut ini:
• Independet/Open Type
Ada alasan kenapa disebut sebagai kompresor terbuka. Kenapa? Sebab kompresor ini dapat dibuka tutup dengan gampang terutamanya ketika waktu pemeliharaannya.
Kecuali perawatan yang gampang, kompresor macam ini juga hemat tarif operasional. Desain dan ukurannya juga sungguh-sungguh bermacam-macam, pembeli dapat belanja open type kompresor pantas keperluan mereka.
• Semihermetic
Disebut demikian sebab tak seluruh bagian kompresor bisa dilepas dan dirawat pantas keperluannya. Konsep desain kompresor ini sungguh-sungguh bertolak belakang dengan kompresor pertama yang macam terbuka.
• Hermetic
Dan penawaran terakhir merupakan kompresor hermetic merupakan bagian terbalutkan rapat oleh cangkang. Salah satu perbedaan antara open type dan hermetic terdapat pada tarif produksinya.
Kompresor ini memerlukan tarif produksi lebih sedikit ketimbang kompresor open type. Pengaplikasian yang tak sanggup juga memungkinkan kompresor gampang rusak dan patut diganti secara terencana . Jikalau Anda berharap chiller berprofesi secara natural dan maksimal ketika dioperasikan.
Selama ini kita cuma mengetahui chiller sebagai salah satu unit pendingin ruangan. Yang diaplikasikan tiap hari untuk memenuhi keperluan industri.
Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa itu chiller dan bagian-komponennya? Tak terkecuali kondensor atau kompresor yang masih satu item dan tak dapat dipisahkan dari AC chiller.

Sumber: acwahana.com